Perjalanan kami dimulai pada tahun 2015, ketika I Nyoman Adi Suardita, seorang seniman asal Bali, mendirikan Jaya Studio. Berawal dari kecintaannya terhadap musik dan alat musik perkusi, beliau mulai memproduksi alat musik pertama, yaitu hang drum, di rumahnya di Bangli, Bali.
Setelah bertahun-tahun belajar dan menyempurnakan tekniknya, Pak Nyoman akhirnya berhasil memproduksi alat musik berkualitas yang siap dijual pada tahun 2017. Dengan keterbatasan alat dan tenaga kerja, produksi saat itu masih dilakukan secara mandiri. Baru pada tahun 2019, Jaya Studio mulai berkembang dengan merekrut beberapa karyawan dan meningkatkan kualitas bahan serta proses produksi.
Saat ini, Jaya Studio telah memiliki tempat produksi sendiri yang masih berada di lingkungan rumah Pak Nyoman. Proses pembuatan alat musik kini dibantu oleh mesin untuk tahap awal, namun sentuhan akhir seperti pembentukan nada dan pola tetap dilakukan secara manual demi menjaga kualitas terbaik. Produk yang telah selesai dipajang di ruang khusus, di mana pelanggan dapat langsung memilih alat musik yang mereka inginkan.
"Musik adalah bahasa universal yang menyatukan jiwa-jiwa dari berbagai latar belakang. Kami menghadirkan alat musik yang menjadi jembatan bagi harmoni tersebut."
Kami mengundang Anda untuk mengunjungi Jaya Studio, merasakan langsung keunikan alat musik kami, dan menjadi bagian dari komunitas musisi yang terus berkembang.
